Skip to main content

Lantai Semen, Apa Sih Kelebihannya?


Lantai Semen, Apa Sih Kelebihannya?

Sebelum marmer, granit, keramik dan teraso populer, lantai semen atau acian merupakan jenis lantai yang populer pada zamannya. Namun seiring berjalannya waktu, kepopuleran semen sempat menurun dan tergantikan oleh lantai dengan motif dan warna yang lebih beragam. Tapi, tahukah Anda bahwa kini lantai semen mulai kembali digemari oleh banyak orang lho.

Sebagian orang mengaplikasikan lantai semen untuk menghadirkan kesan earthy pada hunian. Jenis lantai ini juga banyak digunakan di café-café ‘kekinian’, apalagi jika tema yang diangkat adalah industrialis.

Sebenarnya, apa sih kelebihan lantai semen atau acian yang menarik perhatian banyak orang? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Kuat & Tahan Lama

Bahan yang keras membuat lantai semen tidak mudah tergores ketika Anda menggeser-geser perabotan rumah, ataupun ketika hewan peliharaan mencakar-cakar lantai. Lantai semen juga tidak mudah menyerap cairan sehingga warnanya akan tetap terjaga.

Dingin & Sejuk

Di negara beriklim tropis, suasana sejuk dan dingin pasti menjadi dambaan setiap orang. Nah, lantai semen dapat memberikan kesan dingin pada ruangan, sehingga saat cuaca sedang panas, kondisi dalam ruangan tetap sejuk.

Aman & Ramah Lingkungan

Lantai semen tidak menggunakan zat kimia yang berbahaya sehingga tidak berbau, aman dan ramah lingkungan. Dengan kepadatan yang baik namun tidak mengandung zat berbahaya menjadi nilai plus bagi lantai semen ini.

Polos atau Bermotif? It’s Up To You!

Tampilan lantai semen yang polos membuat ruangan terasa lebih luas, pilihan warna putih membuat ruangan seolah berada di atas kepulan asap tebal, warna hitam yang sangat mendukung ruangan dengan tema monokrom. Tapi, jangan pikir dengan menggunakan lantai semen, Anda tidak bisa bereksperimen dengan motif! You can choose what you want.

Sebagai Lantai Garasi

Kekuatan dari lantai semen membuatnya sering dijadikan lantai untuk garasi. Standar motor bukan alasan untuk rusaknya lantai Anda. Untuk garasi, sebaiknya buat lantai polos tidak bermotif sehingga terasa lebih luas. 

Perawatannya Mudah

Merawat lantai semen tidak sesulit merawat granit atau marmer. Tidak ada ketentuan khusus dalam hal perawatan. Cukup lakukan pembersihan umum mulai dari menyapu dan mengepel secara rutin untuk menghindari debu. Selain itu, sama seperti lantai pada umumnya, lantai semen pun bisa menjadi kusam sehingga perlu dilakukan pemolesan secara rutin.

Melakukan poles lantai pun tidak bisa sembarangan. Poles harus dilakukan orang teknisi atau tukang yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Untuk urusan poles acian, poles marmer, poles granit, dan jenis lantai lainnya, serahkan kepada Kemilau Marmer. Jasa poles marmer terpercaya di Jabodetabek ini akan mengatasi semua masalah lantai Anda!

Comments

Popular posts from this blog

Kemilau Marmer: Poles Marmer Itu Gak Bisa Sembarangan!

Sudah sejak lama jasa poles marmer hadir di Indonesia. Sebagai salah satu jasa yang sangat dibutuhkan di dunia properti, jasa poles marmer dan granit menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan, terlebih diiringi dengan perkembangan properti di Indonesia yang pesat dan terus berkelanjutan membuat banyak orang tertarik untuk menjalankan bisnis ini.

Sayangnya, tidak semua teknisi atau pekerjanya bisa melakukannya dengan benar, bahkan tidak jarang teknisi yang tidak mengerti standarnya. Untuk masalah tersebut Kemilau Marmer hadir untuk memberikan solusi.

Apa bedanya Kemilau Marmer dengan tukang poles marmer lain? Kemilau Marmer memiliki standar proses kerja internasional yang mana mewajibkan ketelitian dari teknisi. Kemilau Marmer menggunakan tenaga terpilih dan pengerjaan diawasi oleh supervisor yang sudah berpengalaman mengerjakan dan mengajarkan poles marmer, granit, teraso, keramik, dan jenis lainnya.

Kenapa Kemilau Marmer lebih baik?Kemilau Marmer adalah unit usaha yang menguta…

Did You Know? Ini Lho Fakta Ubin Tegel yang Jarang Orang Tau!

Siapa yang tidak tau ubin tegel? Lantai yang kepopulerannya semakin menanjak setelah Keraton Jogja menggunakannya ini menarik perhatian banyak kalangan, khususnya para pecinta seni dan desain interior.
Karena kepopulerannya di Indonesia berawal dari Keraton Jogja, banyak orang yang beranggapan bahwa motif lantai ini merupakan motif asli dari Indonesia, tepatnya Jawa. Padahal, kenyataannya tidak seperti itu lho.
Tegel sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Belanda yang berarti ubin. Sebenarnya, nama tegel ini muncul ketika seorang warga berkebangsaan Belanda membangun pabrik pengrajin ubin bernama Tegel & Beton Kunci di pulau Jawa pada tahun 1920-an. Pabrik inilah yang pertama kali membawa motif-motif tegel ke Indonesia.
Mau tau fakta menarik lainnya tentang ubin tegel? Simak ulasannya di bawah ini ya. Sejarah TegelMotif tegel yang menarik berasal dari Spanyol dan Portugal. Di negara asalnya, motif ini disebut Azulejo. Namun, sebelum Spanyol mulai membuat motif tegel, peradaban di …