10 Istilah Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Jadi Investor


Investasi, apalagi di bidang properti, memang bisnis yang sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan properti selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Tak heran, kini mulai banyak orang yang menggeluti investasi di bidang ini.

Nah, bagi Anda yang berencana menjadi investor properti, ada beberapa istilah yang harus Anda ketahui sebelum terjun ke bisnis ini. Informasi di bawah ini akan membantu Anda untuk lebih mengenal dunia investasi properti sehingga nantinya Anda sukses dan tidak mudah ditipu.

1.     Yield
Yield adalah istilah untuk keuntungan yang dihitung dari nilai sewa per tahun dibagi harga properti. Misalnya, harga properti Rp100 juta sementara harga sewa Rp5 juta per tahun, maka yield properti tersebut 5%.
2.     Okupansi
Dalam investasi properti, istilah okupansi menunjukkan sejumlah unit yang sudah terisi atau disewa dalam sebuah properti. Contohnya seperti gedung apartemen, perkantoran atau pusat perbelanjaan.
3.     Turn Key
Turn key adalah istilah untuk kesepakatan waktu untuk serah terima kunci, misalnya dilakukan oleh kontraktor ke pengembang atau dari pengembang ke pembeli.
4.     Sunrise Property
Sunrise property adalah istilah untuk properti baru yang kenaikan nilainya stabil dan berkembang. Bila mengacu pada lokasi, maka ini mengambarkan kawasan modern direhabilitasi atau daerah baru yang berkembang signifikan.
5.     Sunset Property
Istilah satu ini kebalikan dari sunrise properti, di mana properti cenderung berusia tua, kualitasnya menurun dan biasanya kurang baik secara ekonomi. Secara lokasi, menggambarkan kawasan yang kurang mendukung, seperti akses sulit, lingkungan tidak aman dan sebagainya.
6.     Capital Gain
Istilah capital gain berarti keuntungan yang di dapat oleh investor dari adanya kenaikan harga properti. Keuntungan tersebut dibandingkan dengan harga saat membeli yang tentu lebih murah.
7.     Booming Property
Booming menggambarkan terjadinya kelonjakan pembelian pada produk atau diibaratkan penjualan sedang laris manis.
8.     Property Crash
Istilah ini digunakan saat menggambarkan kegoncangan properti. Ketidakstabilan ekonomi biasanya menjadi penyebabnya. Situasi ini kemudian membuat harga melonjak tajam atau turun secara drastis.
9.     Return on Investment (ROI)
ROI adalah ukuran untuk menentukan keuntungan atau nilai dari investasi properti. Rumus ROI adalah (laba – investasi) / total investasi x 100%.
10. Loss Transaction
Saat membeli apartemen untuk investasi properti, biasanya ada biaya-biaya yang tidak terlihat dan tak terduga, misalnya pembayaran biaya broker atau marketing, pembayaran pajak PPH, BPHTB, dan lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

Gaji 3 juta ingin punya rumah? Begini Cara Menyiasatinya!

Beli Rumah dengan Gaji Kecil Setelah Menikah? Ini Caranya!

Ini Dia Mitos dan Fakta Investasi Apartemen yang Jarang Orang Tau